Tips Mengatasi The File or Directory is Corrupted and Unreadable pada Disk

Pernahkan kamu mendapatkan suatu peringatan bertuliskan “The File or Directory is Corrupted and Unreadable” saat hendak mengakses memory penyimpanan di komputer? Entah itu  penyimpanan berupa harddisk internal, flashdisk, sd card, ataupun media penyimpanan lainnya.

Jika pernah, maka kamu datang ke tempat yang tepat karena saya sendiri baru saja mengalami permasalahan tersebut. Ceritanya bermula saat saya meng-Copy file dari komputer teman saya ke dalam flashdisk.

Lalu kemudian saya membuka file dalam flashdisk tersebut menggunakan laptop saya. Dan ternyata saya mendapatkan peringatan seperti yang sudah saya tulis diawal yang mengartikan kalau file tersebut tidak dapat diakses.

Masalahnya adalah file tersebut merupakan berkas pekerjaan yang harus selesai dalam 1 malam. Tidak mungkin saya meng-Copy ulang file tersebut karena mesti menunggu keesokan harinya.

Contoh peringatan error

Maka dari itu saya mencoba berinisiatif untuk melakukan browsing di internet mengenai permasalahan yang baru saja saya alami. Kemudian saya masukan saja kata kunci “The File or Directory is Corrupted and Unreadable” di mbah google.

Dan siapa sangka ternyata bukan cuma saya yang mengalami hal tersebut, melainkan ada banyak. Karena memang permasalahan seperti ini sudah umum terjadi.

Setelah melihat-lihat beberapa tips yang saya temukan, alhamdulillah file yang awalnya tidak bisa dibuka karena ada peringatan seperti tersebut di atas, berubah menjadi bisa dibuka 😀

Jadi, pada intinya peringatan tersebut mengindikasikan kalau komputer kita tidak mampu membaca file tersebut. Bisa juga dikarenakan ketidaksengajaan kita menyenggol USB yang tertancap di laptop.

Nah ternyata untuk mengatasinya cukup mudah sekali, dan tidak memerlukan step yang ribet. Yuk langsung saja 😀

Tips Mengatasi Peringatan The File or Directory is Corrupted and Unreadable

Untuk mengatasi file /folder error tidak bisa dibuka, kita bisa mengatasinya dengan menggunakan CMD. CMD / Command Prompt  sendiri adalah suatu aplikasi bawaan windows untuk menjalankan perintah tertentu.

Cara kerja dari metode ini adalah dengan menemukan bad sector yang mungkin ada, lalu kemudian datanya direcover lagi.

Nah daripada makin bingung mending langsung saja ke langkah-langkahnya.

  1. Buka aplikasi command prompt dengan cara Klik Windows + R pada keyboard, lalu ketikkan CMD.
  2. Setelah jendela command prompt terbuka, masukan perintah chkdsk D:/F/R
    Keterangan:

    D: Adalah partisi yang akan kita lakukan scan. Kamu bisa mengubahnya dengan Partisi penyimpanan milikmu. Untuk flashdisk biasanya F: atau G:
    /F : Perintah untuk me-repair error tanpa melakukan scanning bad sector. 

    /R : Perintah ini lebih lengkap dibanding perintah sebelumnya, karena digunakan untuk me-repair error sekaligus menemukan bad sector dan merecover data.

  3. Kemudian tekan Enter, maka sistem akan melakukan yang namanya Fix and Recovery.
  4. Jika proses nomor 3 sudah selesai, selanjutnya buka windows explorer lalu klik kanan pada partisi yang error dan klik properties.
  5. Kemudian Klik Tools => Check => Klik Repairs Drive.
  6. Sampai tahap ini biasanya file / folder yang tadinya tidak dapat diakses karena terdapat sebuah peringatan seperti tersebut di awal, berubah menjadi bisa dibuka. Selesai deh

Penutup

Ohya saya lupa memberitahu kalau menggunakan tips melalui CMD ini seringkali file / folder malah ikut terhapus karena dianggap error oleh perintah yang kita jalankan tadi. Namun kamu tidak perlu khawatir, kejadian seperti itu sepertinya jarang terjadi.

Karena saya sendiri sudah mencoba cara ini dan 100% ampuh file saya menjadi bisa dibuka kembali 😀

Ohya ada baiknya kamu melakukan backup data sebelum melakukan Fix and Recovery ini. Alasannya tentu saja untuk berjaga-jaga terhadap hal yang tidak diinginkan.

Taufiq
Biarlah aku tetap menjadi aku, dan biarlah ladang ini menjadi tempat kesepianku berlarian mengejar rindunya sendiri. ~DV.