Taufiq Biarlah aku tetap menjadi aku, dan biarlah ladang ini menjadi tempat kesepianku berlarian mengejar rindunya sendiri. ~DV.

7+ Tips Merawat Laptop Windows 10 Agar Tidak Lemot

4 min read

Lemot pada laptop umumnya terjadi karena kelalaian kita dalam mengoperasikan laptop dengan aman. Maksudnya dengan aman adalah yang bagaimana?

Jadi begini. Laptop itu kan perangkat komputer portable yang di dalamnya terinstal sistem operasi, dalam hal ini Windows 10. Nah kelalaian yang saya maksudkan bisa seperti sembarangan dalam menginstal aplikasi, jarang menghapus file/folder yang tidak terpakai (umumnya memiliki size besar), tidak menghentikan background apps, dan lain sebagainya.

Selain kesalahan pada segi software tersebut, ternyata kelalaian kita untuk perawatan hardware pun dapat memicu laptop kita jadi lemot. Salah satu kelalaiannya ialah jarang membersihkan body laptop dan juga tidak membersihkan fan / kipas laptop secara rutin.

Maka dari itu, berikut adalah tips yang bisa kamu lakukan untuk menjaga laptop kamu agar tetap prima dan menghindari kata lemot hahaha.

Ohya, saya sendiri adalah pengguna Windows 10 pada laptop Lenovo Ideapad S340.

Berikut merupakan beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi laptop lemot / ngelag.

7+ Tips Merawat Laptop Windows 10 Agar Tidak Lemot

#1. Menghapus Temporary File / File Temp

Tips pertama untuk menjaga performa laptop agar tetap prima adalah dengan selalu rutin menghapus folder temporary file. Temporary Folder sendiri adalah suatu folder pada sistem operasi windows yang berguna sebagai tempat penyimpanan file-file sementara (Temporary) aplikasi tertentu.

Nantinya file-file sementara ini akan berguna apabila komputer mengalami crash / not responding, sehingga dengan begitu aplikasi tidak perlu mengulangi pekerjaan dari awal karena data pekerjaan sudah tersimpan di folder temp tadi.

Meskipun file temp ini akan terhapus secara otomatis apabila telah selesai digunakan, namun tidak jarang ada file temp yang tidak terhapus otomatis. Yang tentu saja jika kita diamkan file temp tersebut maka akan menumpuk dan memakan banyak space laptop kita.

Jika sudah begitu biasanya laptop kita akan sedikit lemot, apalagi file temp pada laptop kita tidak pernah dibersihkan sama sekali sejak laptop dibeli, kebayang sendiri lah performa laptop nya jadi gimana wkwkwk.

Nah maka dari itu penting bagi kita untuk selalu membersihkan folder temp tersebut secara rutin. Minimal 2-5 bulan sekali lah ya.

Untuk menghapus folder tersebut saya sudah membuat postingan yang membahas folder temp tersebut secara lengkap pada artikel :

Cara Membersihkan File Sampah / Temp File di Windows Agar Tidak Lemot

#2. Mematikan Background Apps di Windows

Cara ke 2 yang bisa kamu pilih agar komputer windows mu dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan, kamu bisa mematikan background Apps di windows 10.

Background Apps sendiri adalah aplikasi yang berjalan secara background (di belakang layar), dan umumnya sebagian besar dari aplikasi tersebut merupakan aplikasi bawaan (pre-installed).

Untungnya di Sistem Operasi Windows 10 kita diberikan keleluasaan untuk memilih aplikasi mana saja yang boleh berjalan secara background.

Berikut adalah beberapa contoh aplikasi yang berjalan secara background di laptop saya.

Untuk mematikannya kamu tinggal geser toggle dari on ke off dari aplikasi yang ingin kamu matikan.

#3. Update Windows Secara Berkala

Jika kita membeli laptop baru yang telah terinstal OS Windows 10, maka dapat dipastikan kalau sistem operasi windows yang kita dapatkan adalah versi original.

Nah saat menggunakan OS versi Original biasanya setiap beberapa bulan kita akan diberi suatu notifikasi untuk melakukan update windows. Tentu saja tiap update akan berbeda jenis pembaruannya.

Namun menurut hemat saya, proses update OS ini tentunya akan membuat performa laptop kita jauh lebih baik dari sebelumnya.

Kenapa? biasanya, proses update OS sendiri  memperbaiki beberapa bug yang mungkin ada di versi OS sebelumnya. Nah bug-bug tersebut cenderung tidak kita sadari karena memang tidak terlalu berpengaruh dengan kinerja laptop kita.

Hanya saja, tidak ada salahnya bagi kita untuk selalu rutin mengupdate OS kita ke versi terbaru setiap ada notifikasi update resmi dari Microsoft.

Untuk mengecek notifikasi update terbaru, berikut adalah cara yang bisa kamu ikuti :

Langkah Update OS Windows.

  1. Pergi ke settings lalu klik menu Update & Security.
  2. Kemudian Windows akan mengecek apakah ada update terbaru? Jika iya, maka windows akan mengeceknya secara otomatis.
  3. Jika terdapat update terbaru, maka windows pun akan melakukan proses unduhan file update secara otomatis. Dan pada tahap ini disarankan agar laptop kita tetap stand-by.
  4. Setelah proses download selesai, kita tinggal restart saja laptop kita. Nantinya update OS akan berlangsung otomatis saat kita restart / shutdown laptop kita.
  5. Selesai.

#4. Scan Virus dan Malware Sesering Mungkin

Virus dan malware bisa masuk ke dalam sistem laptop dari mana saja, mulai dari internet hingga koneksi dengan perangkat lainnya. Oleh karena itu, cara agar laptop tidak lemot Windows 10 sistemnya adalah melakukan scanning virus dan malware. Kegiatan ini perlu dilakukan sesering mungkin, setidaknya setiap laptop dinyalakan.

Untuk melakukan scanning pada laptop kita, kamu bisa menggunakan antivirus gratisan seperti Smadav (rekomendasi).

#5. Mematikan Setting Efek Grafis

Sistem operasi ini memiliki tampilan yang menarik dan berwarna-warni. Terdapat pilihan animasi dan berbagai macam efek grafis lainnya. Namun, pengguna yang tidak ingin laptopnya lemot sebaiknya tidak menyalakan efek semacam itu pada laptopnya. Efek grafis memakan space di dalam RAM dan menyebabkan sistem operasional laptop terhambat.

#6. Rutin Memilah Program yang Jarang Digunakan

Berapa banyak di antara kita yang menginstal sebuah program hanya untuk digunakan sekali dua kali saja. Selebihnya, kita lupa bahwa program tersebut masih berada di komputer dan memberatkan sistem. Maka dari itu sangat disarankan untuk rutin melihat program apa saja yang terinstal di penyimpanan laptop kita. Entah di sistem C: , D: , atau sistem penyimpanan yang biasa kamu gunakan.

Untuk menghapus program / aplikasi di laptop ternyata ada langkah khusus yang disarankan. Untuk melakukannya, kamu bisa ke artikel Cara Paling Aman Unistall Aplikasi / Program Windows 10.

Kenapa ada cara khusus? sebab, apabila kita salah dalam melakukan pengunsitallan, biasanya file/folder nya masih akan tersisa di penyimpanan kita (tidak bisa dihapus).

#7. Mengganti Penyimpanan HDD ke SSD

Cara lainnya adalah dengan mengubah penyimpanan dari Harddisk biasa ke sistem penyimpanan SSD. Kedua item tersebut merupakan tipe hard drive yang biasanya dipasang di laptop. SSD menggunakan teknologi Flash Memory sehingga mampu bekerja dengan cara yang lebih cepat.

Namun, cara ini tentunya membuat kamu harus merogoh kocek lebih dalam, karena harga SSD cenderung lebih mahal ketimbang harga Harddisk. Meski demikian saya rasa kita akan merasakan perbedaan yang teramat jauh apabila menggunakan sistem penyimpanan SSD ketimbang HDD.

#8. Melakukan Penambahan RAM

Cara agar laptop tidak lemot Windows 10 OS-nya adalah melakukan penambahan RAM. Penambahan RAM akan membuat kapasitas memori kerja laptop menjadi lebih besar. Hal ini membantu pengguna yang benar-benar menggunakan laptop untuk mengerjakan berbagai tugas sehingga tidak ada cara lainnya.

Penambahan RAM merupakan cara yang cukup mahal namun efektivitasnya tinggi. Biasanya sebuah laptop dipasangi RAM yang bukan merupakan kapasitas maksimalnya. Laptop tersebut masih bisa dilakukan penambahan RAM hingga batas maksimal kapasitas tertentu. Kamu perlu melakukan riset terlebih tentang kapasitas RAM laptopnya sendiri sebelum melakukan hal tersebut.

Untuk melihat tips menambah RAM Laptop, kamu bisa ke artikel Tips Menambah RAM Laptop Sendiri (Untuk Pemula).

Selain itu, untuk mengetahui batas maksimal RAM yang bisa kita tambahkan pada laptop kita, kamu bisa mengeceknya di situs www.crucial.com.

#9. Mengubah Setting Daya Baterai Laptop

Setting daya baterai laptop adalah cara lain untuk mencegah kinerja laptop melambat. Yang dapat dilakukan adalah mengubah Power Mode baterai menjadi High Performance.

Dengan begitu, kinerja laptop akan jauh lebih cepat. Hanya saja kekurangan dari cara ini ialah baterai laptop kita cenderung akan menjadi lebih boros, karena Power Mode High Performance sendiri lebih mengutamakan performa laptop ketimbang daya tahan baterai 😀

Penutup

Demikianlah beberapa tips untuk merawat laptop agar tetap prima dan terhindar dari kata lemot, dari saya si pengguna OS Windows 10 😀

Saya rasa, beberapa tips di atas adalah tips dasar yang umumnya wajib diketahui oleh setiap pengguna Windows.

Kenapa? Karena tanpa pemahaman kita untuk merawat dan memperlakukan laptop dengan baik, bukan tidak mungkin kedepannya laptop yang kita gunakan akan cepat rusak. Entah masalah pada software ataupun hardware.

Selain beberapa tips di atas, jangan lupa juga untuk selalu merawat hardware laptop dengan cara rutin membersihkan kipas pendingin laptop dari debu-debu. Peran kipas laptop sendiri sangat penting untuk mendinginkan suhu dari Prosesor laptop kita dan juga komponen lainnya.

Tanpa kipas pendingin dapat dipastikan laptop kita akan jadi cepat panas. Jika sudah panas bisa dipastikan kalau laptop kita akan menjadi super duper lemot. Jika sudah begitu biasanya laptop akan mati secara otomatis karena peningkatan suhu yang drastis tersebut.

Yaps mungkin cukup segitu dulu untuk tips dari saya. Semoga bermanfaat.

Taufiq
Taufiq Biarlah aku tetap menjadi aku, dan biarlah ladang ini menjadi tempat kesepianku berlarian mengejar rindunya sendiri. ~DV.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *