Penyebab dan Solusi Internet Banking BRI Terblokir Tiba-Tiba

Internet banking adalah salah satu fitur yang disediakan oleh bank-bank konvensional, baik lokal maupun luar. Dengan adanya ibanking diharapkan kegiatan perbankan akan jauh lebih efisien dan hemat waktu.

Bayangkan, dari yang  awalnya cuma mengecek jumlah saldo rekening diharuskan ke ATM terlebih dahulu, sejak adanya ibanking maka hal tersebut tidak perlu dilakukan lagi. Karena cukup melalui ponsel maupun laptop yang tersambung ke internet kita sudah bisa mengakses berbagai hal yang berhubungan dengan aktivitas perbankan, termauk cek saldo tadi.

Selain cek saldo, ibanking pun dapat kita gunakan untuk melihat nomor rekening BRI, transfer ataupun melakukan pembayaran online. Pembayaran online tersebut bisa berupa transaksi belanja online, pulsa, listrik, pdam, dan lain-lain.

Cukup memudahkan bukan ?

Lalu, apa yang terjadi apabila suatu ketika akun internet banking kita bermasalah, terblokir misalnya.

Inilah yang baru saja saya alami. Kemarin, akun internet banking BRI saya tiba-tiba terblokir begitu saja. Entah apa sebabnya, yang jelas saya jadi pusing banget kalau mau melihat saldo atau transfer. Pas mau login eh keluar kode yang gajelas apa maksudnya.

Setelah browsing kesana dan kemari, ternyata ada beberapa penyebab kenapa akun ibanking BRI kita bisa terblokir. Ohya, ini dikhususkan untuk BRI saja ya. Tapi kalau Anda menggunakan bank lain pun tidak masalah membaca tulisan ini, hitung-hitung sebagai gambaran saja.

Penyebab IBanking BRI Terblokir

Ada beberapa hal yang menjadi penyebab kenapa akun IB BRI kita bisa terblokir begitu saja. Padahal kita merasa tidak melakukan kesalahan apapun. Nah setidaknya berikut adalah beberapa hal yang diyakini menjadi sebab akun Internet Banking terblokir.

1. Terlalu Banyak Transaksi dalam Waktu Dekat

Pihak Bank selalu mengutamakan keamanan pengguna mereka, termasuk dari sisi ibanking ini. Meski sudah ada fitur keamanan berupa pemberitahuan login via email, namun nyatanya hal tersebut dirasa kurang cukup. Maka dibuatlah sistem blokir bagi transaksi yang mencurigakan.

Transaksi yang mencurigakan di sini bisa macam-macam.

Contohnya, Kemarin saya baru sadar kalau transaksi yang saya lakukan terkesan mencurigakan. Seperti, Top up saldo dana/ovo dalam waktu berdekatan berkali-kali; bolak-balik login ga ngapa-ngapain; dll.

2. Salah Memasukan User ID/Password Berkali-kali

Salah memasukan user id dan password selama 3 kali berturut-turut pun cukup rentan menyebabkan akun ibanking kita jadi terblokir. Hal tersebut tentu berkaitan dengan keamanan yang dikedepankan oleh pihak bank. Bank tidak ingin terjadi sesuatu terhadap akun ibanking kita, makanya mereka membuat sistem dengan algoritma seperti ini.

Oleh karenanya berhati-hatilah dalam memasukan user id dan password ibanking, jangan sampai salah berkali-kali supaya tidak terblokir.

3. Anda yang Minta Diblokir

Nah dalam kondisi ini wajib Anda lakukan, apabila sewaktu-waktu Handphone Anda yang berisi ibanking hilang atau ada orang lain yang mengetahui data user id dan password ibanking Anda.

Agar tetap aman maka sebaiknya Anda sendiri yang meminta Bank memblokir ibanking Anda. Anda bisa menghubungi Customer Services Bank BRI untuk melakukan pemblokiran

Cara Mengatasi Ibanking BRI terblokir Tanpa Pergi ke Bank

Cara Pertama yang bisa Anda pilih untuk mengatasi pemblokiran pada ibanking BRI yaitu dengan menghubungi customer services langsung melalui telepon. Tenang saja, nomor CS BRI aktif selama 24 jam penuh meski itu di tanggal merah. Anda bisa menghubunginya melalui contact BRI 14017 / 1500017.

Selanjutnya lakukan instruksi yang diberikan oleh customer services tersebut. Namun Anda perlu mempersiapkan data-data seperti buku tabungan, ktp, kartu debit, dll. Gunanya untuk memverifikasi kevalidan bahwa yang menelepon betul-betul pemilik resmi akun bank tersebut.

Setelah Anda menghubungi nomor tersebut, biasanya pihak bank akan menghapus data ibanking milik Anda. Lalu setelahnya Anda disarankan untuk pergi ke ATM terdekat untuk melakukan registrasi ulang ibanking dan mendapat user serta password yang baru. Ini pun berlaku meski Anda masih mengingat user id dan password ibanking yang lama.

Meski demikian perlu Anda ketahui, mengatasi pemblokiran ibanking BRI melalui telepon memiliki satu kelemahan. Yaitu, hanya bisa dipergunakan untuk melakukan transaksi nonfinansial. Contohnya : Cek saldo ATM, Riwayat Transaksi, dan lain sebagainya.

Agar bisa melakukan transaksi finansial seperti transfer, pembayaran online, dll, maka Anda diwajibkan untuk melakukan pengaktifan ibanking melalui Kantor Cabang BRI terdekat.

Cara Mengatasi Ibanking BRI Terblokir Lewat Kantor Cabang Bank

Kelebihan dengan datang langsung ke Kantor Cabang Bank ialah akun Ibanking kita akan aktif seperti sediakala. Selain itu, user id dan password yang akan kita gunakan masih yang lama.

Ohya untuk mengaktifkan kembali ibanking BRI terblokir melalui Kantor Cabang Bank terdekat, Anda mesti mempersiapkan beberapa syarat. Berikut adalah syarat yang wajib Anda bawa.

  1. KTP / SIM
  2. Buku Tabungan
  3. Kartu Debit

Selanjutnya bergegaslah menuju kantor Cabang Bank terdekat lalu ambil nomor antrian.

Setelah itu Anda akan diberikan beberapa pertanyaan oleh CS BRI. Menurut pengalaman saya pertanyaan tersebut adalah kurang lebih sebagai berikut.

  1. Nama Ibu Kandung
  2. Alamat Tempat Tinggal (biasanya sesuai KTP)
  3. dan Tempat, Tanggal lahir.

Terakhir kita tinggal menunggu proses pengaktifan ibanking tersebut. Tidak lama, hanya beberapa menit. Jika sudah biasanya CS BRI akan menyuruh kita untuk mencoba login ke akun ibanking kita.

Jika bisa, tandanya berhasil.

Selanjutnya bergegaslah pulang dan jangan lupa mengucap terima kasih, hehe.

Taufiq
Biarlah aku tetap menjadi aku, dan biarlah ladang ini menjadi tempat kesepianku berlarian mengejar rindunya sendiri. ~DV.