Taufiq Cuma seorang Blogger yang berusaha rajin menerbitkan konten. Kadang juga jadi Trader forex & crypto kalau ada duit nganggur. Di sisi lain punya impian menjadi Full Stack Developer, tapi masih mentok aja belajarnya di javascript:v

Cara Membersihkan File Sampah di Windows Agar Tidak Lemot

1 min read

Banyak faktor yang menyebabkan komputer jadi lemot. Mulai dari permasalahan hardware seperti kipas pendingin yang jarang dibersihkan, pasta pada processor jarang diganti, dan lain sebagainya. Serta permasalahan pada software, salah satu yang jadi perhatian ialah file sampah alias file yang jarang dipakai namun memakan banyak space penyimpanan.

Tidak sedikit orang yang menginginkan laptopnya awet dan nyaman dipakai bertahun-tahun, namun hanya sedikit yang mau merawat laptopnya dengan benar.

Salah satu perawatan komputer / laptop yang paling mudah dilakukan bahkan oleh orang gaptek sekalipun adalah dengan membersihkan file-file sampah yang tidak berguna. File jenis ini merupakan file cache yang terbentuk dari proses menjalankan berbagai aplikasi pada sistem operasi windows.

Baca Juga : Cara Hapus File/Folder yang Susah Dihapus pada Windows 7,8,10.

Di sistem operasi windows sendiri kita mengenal file tersebut dengan sebutan Temporary File / Temp Folder.

Tapi apa itu Temp Folder? Dan apa kegunaannya?

Apa itu Temp Folder (Temporary File)?

Secara singkat temp folder ialah suatu folder khusus yang menjadi tempat penyimpanan sementara untuk file tertentu. File yang tersimpan pada Temp Folder ini umumnya berekstensi .tmp. Namun tidak sedikit pula ekstensi file yang lain.

Cara kerja temp folder cukup sederhana. Jika ada aplikasi yang dijalankan pada sistem operasi Windows maka file-file yang dibutuhkan oleh aplikasi tersebut akan tersimpan sementara pada folder temp tadi.

Jadi, apabila sewaktu-waktu terjadi crash atau not responding, aplikasi dapat dengan mudah meneruskan pekerjaan yang belum selesai tanpa harus mengulanginya dari awal berkat adanya temporary file ini.

File-file tersebut biasanya akan otomatis terhapus dengan sendirinya. Namun tidak sedikit pula file yang tidak terhapus. Dan jika kita diamkan file tersebut selama bertahun-tahun akan semakin menumpuk dan memakan banyak space penyimpanan komputer. Jika sudah begitu maka bersiap-siaplah menghadapi komputer yang super lemot ?.

Maka dari itu wajib bagi kita untuk rutin membersihkan folder temp tadi sesering mungkin. Atau minimal 1-2 bulan sekali.

Lalu bagaimana cara melihat folder temp dan membersihkannya?

Cara Membersihkan File Sampah di Windows Agar Komputer Tidak Lemot

  1. Langkah pertama klik Start lalu buka Run. Atau tekan tombol Windows + R pada Keyboard Anda.
  2. Setelah itu ketik perintah %temp%.
  3. Lalu akan terbuka jendela yang berisi file-file sampah pada folder temp. Langkah selanjutnya ialah hapus seluruh file tersebut dengan menekan tombol CTRL + A pada keyboard lalu Delete.
  4. Selesai.

Ini adalah contoh space penyimpanan yang termakan oleh file temp pada komputer saya. Hanya 35 MB. Kenapa kecil? Karena saya sendiri cukup rutin melakukan pembersihan folder temp secara berkala. Mungkin bisa 1 bulan sekali.

Nah apabila Anda jarang atau mungkin belum pernah sama sekali menghapus file yang ada pada folder temp ini, dapat dipastikan ukuran file temp yang ada pada komputer Anda cukup besar.

Penutup

Buat yang nanya apakah aman menghapus file pada folder temp folder?

Jawabannya adalah AMAN.

Sebab, file temp sejatinya tidak ada hubungannya dengan program yang terinstal di komputer Anda. Hanya sebagai penyimpan data sementara agar nantinya dapat meneruskan program / aplikasi yang dijalankan apabila sewaktu-waktu terjadi crash / not responding.

Kalau ada peringatan seperti gambar di bawah, sebaiknya Anda klik Skip saja. Sebab file tersebut masih digunakan oleh program lain.

Yaps mungkin cukup segitu dulu yang bisa saya bagikan di sore hari yang cukup cerah ini.

Avatar photo
Taufiq Cuma seorang Blogger yang berusaha rajin menerbitkan konten. Kadang juga jadi Trader forex & crypto kalau ada duit nganggur. Di sisi lain punya impian menjadi Full Stack Developer, tapi masih mentok aja belajarnya di javascript:v

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *